Cara Format Flashdisk di Linux yang Wajib Kamu Coba

Ada dua pilihan cara format flashdisk di linux. Namun sebelum itu, apa itu flashdisk? Flashdisk merupakan salah satu tools yang digunakan untuk menyimpan sejumlah file yang kita butuhkan. Flashdisk bersifat portable sehingga mudah untuk kita bawa kemana – mana. Oleh karena itu, banyak orang yang menggunakannya. Bentuk dan ukuran file yang bisa disimpan juga beragam. Mulai dari 2GB hingga 64GB bahkan mungkin lebih untuk saat ini.

Berbeda dengan CD, Flashdisk juga masih tidak rentan terhadap virus. Flashdisk masih berkemungkinan besar untuk terkena virus jika kamu tidak menggunakan dengan hati – hati. Jika flashdisk kamu bervirus, salah satu cara cepat adalah memformat flashdisk tersebut. Format flashdisk sepenuhnya dengan mengosongkan flashdisk kamu. Artinya semua file akan hilang. Atau kamu bisa melakukan format dengan tetap menjaga file yang kamu miliki.

Namun cara yang kedua biasanya tetap akan meninggalkan sisa – sisa virus. Mungkin diantara kamu sudah banyak yang tahu cara format flashdisk di Windows. Lalu, bagaimana cara format flashdisk di Linux? Perhatikan cara berikut ini. Baca Juga: 4 Hal Seputar Format Flashdisk yang Sebaiknya Kamu Ketahui!

Cara format flashdisk di Linux dengan beberapa langkah mudah

  • Jika di Windows, kamu bisa langsung klik kanan dan memilih format, di Linux, kamu bisa masuk ke menu Disk terlebih dahulu. Klik ikon dash atau menu di bagian atas desktop linux. Kemudian ketik ‘Disks’. Menu pencarian akan menampilkan ikon Disks. Lalu kamu tinggal klik saja untuk masuk ke menu Disks.
cara format flashdisk di linux
  • Tampilan jendela Disk akan muncul. Kamu bisa masuk ke menu flashdisk kamu dengan memilih pilihan disk di bagian kiri.
Format Flashdisk di Linux
  • Lalu, lihat menu bagian kanan. Kamu akan menemukan ‘Volumes’ dan sebuah kotak. Kamu tinggal klik ikon ‘setting’ di bagian nomor 3 di bawah kotak. Selanjutnya, pilih ‘Format’.
  • Jendela baru yang lebih kecil akan muncul. Kamu tinggal memilih pilihan format yang kamu inginkan dan klik ‘Format’.
Format Volume
  • Selesai. Flashdisk kamu sudah terformat.

Melalui Terminal

Kamu juga bisa melakukan format flashdisk di linux melalui terminal. Cara ini lebih cepat namun jika tidak hati – hati, kamu bisa salah format. Baca Juga: Cara Repair Windows dengan Flashdisk.

  • Buka terminal
  • Temukan partisi flashdisk yang ingin kamu format dengan memasukkan perintah. 
Cara Format Flashdisk di Linux
Sumber: askubuntu

lsblk , atau kamu bisa juga menggunakan

df
Sumber: askubuntu

df

  • Misalnya setelah kamu mencari partisi kamu, dan partisinya berada di /dev/sdy1. Selanjutnya kamu harus membukanya, dengan perintah berikut.
Sumber: askubuntu

sudo umount /dev/sdy1

  • Setelah itu kamu tinggal memerintahkannya untuk di format dengan system file format FAT32 melalui perintah berikut.
sudo mkfs.vfat /dev/sdy1
Sumber: askubuntu

sudo mkfs.vfat /dev/sdy1

  • Jika pada cara format flashdisk di Linux sebelumnya saat menggunakan tampilan UI, kamu melihat bahwa ada penamaan untuk proses format kamu, disini kamu juga bisa dengan memasukkan perintah berikut.
format flashdisk
Sumber: askubuntu

sudo mkfs.vfat –n ‘masukkan_nama_disini’ /dev/sdy1

  • Tunggu proses format hingga selesai

Menggunakan GParted software

Cara format flashdisk di linux lainnya adalah dengan menggunakan software bernama GParted. Ikuti langkah – langkah berikut ini.

  • Download dan instal GParted software di PC kamu.
  • Buka software GParted
  • Jika kamu sudah menghubungkan flashdisk kamu sebelumnya, maka flashdik akan otomatis terdeteksi di aplikasi software GParted.
  • Klik kanan kemudian pilih mode format yang kamu inginkan. Seperti yang sudah dijelaskan, format menggunakan FAT32 agar kamu bisa kembali menggunakannya di sistem operasi lainnya.
format gparted
  • Klik ‘Apply’
  • Tunggu proses formatting hingga selesai

Itu dia dua pilihan cara format flashdisk di linux yang bisa kamu gunakan untuk memformat flashdisk jika kamu menggunakan sistem operasi Ubuntu. Cara yang pertama adalah cara yang sangat friendly untuk mereka yang lebih senang dengan mode UI. Sementara yang kedua adalah cara cepat asalkan kamu ingat perintah – perintahnya. Selamat mencoba.